PENGARUH LATIHAN RELAY DRIBBLING DAN ZIG-ZAG DRIBBLING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SMAN 1 LINGSAR

  • Rizqi Wahyu Akbar Pendidikan Jasmani, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Herman Syah Pendidikan Jasmani, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Nurdin Pendidikan Jasmani, Universitas Pendidikan Mandalika
Keywords: relay dribbling, zig-zag dribbling, dribbling ability, football, extracurricular

Abstract

This study examined the effects of relay dribbling and zig-zag dribbling training on dribbling ability among participants in the football extracurricular program at SMAN 1 Lingsar. The study employed an experimental two-group pretest-posttest design involving 20 participants. Dribbling ability was measured using a field-diagram dribbling test administered before and after the intervention. Data were analyzed through normality and homogeneity testing followed by t-test analysis. The relay dribbling group improved from 60% at pretest to 75% at posttest, with an increase of 15% and a significance value of 0.05. The zig-zag dribbling group improved from 62% to 85%, with an increase of 23% and a significance value of 0.01. These findings indicate that both training methods improved dribbling ability, but zig-zag dribbling produced a greater improvement. Therefore, zig-zag dribbling can be considered the more effective method for improving dribbling ability in the context of school football extracurricular training.

Keywords: relay dribbling, zig-zag dribbling, dribbling ability, football, extracurricular

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan relay dribbling dan zig-zag dribbling terhadap kemampuan menggiring bola pada peserta ekstrakurikuler sepak bola SMAN 1 Lingsar. Penelitian menggunakan desain eksperimen two-group pretest-posttest dengan melibatkan 20 peserta. Kemampuan menggiring bola diukur menggunakan tes dribbling berbasis diagram lapangan yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil menunjukkan bahwa kelompok relay dribbling meningkat dari 60% menjadi 75% atau sebesar 15% dengan nilai signifikansi 0,05. Kelompok zig-zag dribbling meningkat dari 62% menjadi 85% atau sebesar 23% dengan nilai signifikansi 0,01. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua metode latihan sama-sama meningkatkan kemampuan menggiring bola, tetapi zig-zag dribbling memberikan peningkatan yang lebih besar. Dengan demikian, zig-zag dribbling dapat dipertimbangkan sebagai metode yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan menggiring bola dalam konteks latihan ekstrakurikuler sepak bola di sekolah.

Published
2024-12-25
How to Cite
Rizqi Wahyu Akbar, Herman Syah, & Nurdin. (2024). PENGARUH LATIHAN RELAY DRIBBLING DAN ZIG-ZAG DRIBBLING TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA SMAN 1 LINGSAR. Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) E-ISSN 2722-3116, 5(2), 129-135. https://doi.org/10.36312/jontak.v5i2.6420
Section
Table of Contents