Analisis Pemusnahan Arsip Inaktif di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah

  • Denaya Dwitya Pramesti Program Studi Informasi dan Humas, Universitas Diponegoro Semarang

Abstract

Pemusnahan arsip inaktif merupakan tahapan krusial dalam siklus hidup arsip yang harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pemusnahan arsip inaktif di BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, mencakup proses, kesesuaian dengan regulasi, kendala, dan upaya penyelesaiannya. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi partisipan, dan wawancara semi-terstruktur, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemusnahan arsip inaktif dilaksanakan melalui tujuh tahapan sistematis yang sesuai dengan Peraturan Kepala ANRI Nomor 37 Tahun 2016 dan POS internal BPK. Metode paper melting digunakan untuk memusnahkan 1.227 boks arsip dalam satu hari pelaksanaan. Kendala yang dihadapi bersifat minor dan diatasi melalui pembentukan tim ad hoc serta program sosialisasi kearsipan berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan model implementasi pemusnahan arsip inaktif di lembaga negara dengan karakteristik arsip pemeriksaan keuangan, yang selama ini belum banyak dikaji. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pemusnahan arsip tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga oleh komitmen organisasi, efektivitas koordinasi antarunit, dan kompetensi sumber daya manusia kearsipan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu kearsipan, khususnya dalam memahami faktor-faktor organisasi yang mempengaruhi keberhasilan penyusutan arsip di lembaga negara.

Published
2026-08-31
How to Cite
Denaya Dwitya Pramesti. (2026). Analisis Pemusnahan Arsip Inaktif di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Journal of Mandalika Literature, 7(3), 261-269. https://doi.org/10.36312/jml.v7i3.6779
Section
Articles