Filsafat Ilmu sebagai Landasan Epistemologis, Ontologis, dan Aksiologis dalam Perkembangan Geografi Kontemporer (2020-2025)
Abstract
Filsafat ilmu memberikan landasan epistemologis, ontologis, dan aksiologis bagi setiap disiplin ilmu, termasuk geografi. Studi literatur sistematis ini mensintesis artikel, buku, dan laporan akademik yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025 untuk mengkaji hubungan dinamis antara fondasi filosofis dan perkembangan geografi kontemporer. Temuan literatur mengungkapkan tiga tantangan filosofis utama yang membentuk geografi modern: (1) ketegangan epistemologis akibat meningkatnya ketergantungan pada kecerdasan buatan dan pemodelan spasial algoritmik, yang memunculkan persoalan bias data, transparansi, dan validitas ilmiah; (2) pergeseran ontologis dari konsep ruang absolut menuju ruang relasional, yang dipengaruhi oleh teori aktor-jaringan dan pemikiran spasial kritis; serta (3) tuntutan aksiologis terhadap keadilan spasial, dekolonialisasi pengetahuan geografi, dan integrasi sistem pengetahuan lokal. Kajian ini menegaskan bahwa pemahaman filosofis sangat penting bagi pendidikan dan riset geografi agar mampu menghasilkan pengetahuan yang tidak hanya kokoh secara ilmiah, tetapi juga etis, inklusif, dan berkelanjutan.
Copyright (c) 2026 Dewi Sartika Mahmud, Irmawaty Hadi, Hasim, Nawir Sune

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





