Manajemen Industri Media di Era Konvergensi dan Platformisasi: Sebuah Kerangka Teoretis dan Konseptual
Abstract
Konvergensi dan platformisasi media telah secara fundamental mengubah pola produksi, distribusi, dan konsumsi, menuntut kerangka manajemen baru yang melampaui fungsi klasik. Tinjauan literatur kualitatif ini bertujuan untuk merumuskan landasan teoritis dan konseptual untuk manajemen industri media dengan mengintegrasikan fungsi manajemen klasik (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian) dengan logika platform digital, model bisnis berbasis data, dan etika editorial. Tinjauan naratif sistematis dilakukan, menggunakan pengkodean tematik untuk menganalisis kumpulan jurnal ilmiah, buku, dan artikel konferensi yang telah dikurasi. Temuan menunjukkan bahwa integrasi fungsi manajemen klasik harus diadaptasi secara dinamis terhadap operasi lintas saluran, metrik audiens, dan beragam model monetisasi, sambil menavigasi ketegangan yang melekat antara imperatif pasar dan tanggung jawab publik. Studi ini juga menggarisbawahi ketidakpastian model bisnis jurnalisme digital di Indonesia, menyoroti kebutuhan mendesak akan kompetensi multiplatform, diversifikasi pendapatan, dan desain organisasi yang adaptif terhadap hubungan platform. Kesimpulannya, studi ini mengusulkan kerangka manajemen yang relevan yang bersifat sistemik, berbasis data, berorientasi audiens, dan berlandaskan etika. Kerangka konseptual ini menawarkan referensi praktis bagi organisasi media Indonesia untuk secara holistik menghadapi tekanan ekonomi, teknologi, dan etika, sekaligus menyerukan validasi empiris lebih lanjut melalui beragam studi kasus media.
Copyright (c) 2026 Mifta Nur Fadila, Suryani Musi, Khusnul Khatimah, Nabila Aini Mahmuda, M. Fathir Aswad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





