KAJIAN PLURALISME AGAMA DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN: PENDEKATAN TAFSIR TEMATIK

  • Zaenal Abidin Universitas Islam Negeri Mataram

Abstract

Pluralisme merupakan salah satu kajian yang seringkali menjadi perhatian berbagai kalangan intelektual; baik para cendekiawan muslim mapun para orientalisme. Berbagai pandangan yang “dikumandangkan” memiliki landasan berpikir yang berbeda-beda dan tidak terlepas dari kapasitas keilmuan yang dimiliki. Kajian-kajian pluralisme agama didasarkan pada beberapa pendekatan seperti pendekatan filosofis, sosial dan teologis sebagai basis berpikir sehingga merambah semua sisi-sisi kehidupan masyarakat sekarang ini. Al-Quran sebagai refrensi yang memilki sifat menyeluruh mampu merambah semua lini kehidupan masyarakat terkait dogma dan ajaran yang terkandung didalamnya. Al-Quran hampir semua ayat-ayatnya berkaitan dengan aturan-aturan baku baik yang bersifat personal maupun kelompok. Ayat-ayat yang terkandung di dalammya terlebih lagi berbicara tentang kehidupan sosial yang mengharuskan setiap orang untuk saling menghargai dan menghormati antar umat beragama atau lintas agama. Pluralitas merupakan kemajemukan yang didasari oleh keutamaan (keunikan) dan kekhasan. Pluralitas tidak dapat dimasukan kepada kesatuan yang tidak mempunyai bagian-bagian yang tidak menciptakan “keutamaan”, ”keunikan”, dan ”kekhasan” tersendiri.  Tanpa adanya kesatuan yang mencakup seluruh segi maka tidak dapat dibayangkan kemajemukan, keunikan, kekhasan atau pluralitas itu. Demi terciptanya sebuah pluralitas semua lini masyarakat harus menepiskan standar ganda dalam tatanan kehidupan yang nantinya menjadi jambatan sehingga sesuai dengan idiologi dari semua agama yang cinta akan perdamaian.

Published
2021-01-18